Oh my God .......itu kata pertama yang terlintas ketika mendengar kabar ada bom lagi di Bali.
Apalagi ketika baca di Detik.Com, ada anak kecil yang jadi korban tewas. Kok bisa dan teganya teroris itu menghujamkan ledakan berbahaya tersebut kepada korban yang tidak ada sangkut pautnya dengan mereka.
Ada komentar yang menarik dari penyiar radio tadi pagi bahwa siapapun mereka, apakah itu mengatasnamakan agama atau golongan dengan kepentingan apapun, mereka itu absolutely idiot persons.
Banyak pertanyaan yang terlintas yang beredar di sekitar kita, kenapa sih harus Bali, Kenapa harus dengan bom, bagaimana bisa pihak aparat kecolongan mengingat ini sudah kali kedua kejadian yang sama terulang lagi.
Dimana Aparat Intelejen dan kepolisian kita, where are they ?.....apa komentar and tanggung jawab mereka mengingat dua tokoh teroris utama yang masih buron, sampai sekarang belum juga tertangkap.
Ah forget it... dengan pertanyaan diatas, lha wong pejabat terkait yang ada di Jakarta saja masih tenang2 saja dan pasti bingung untuk menjawabnya secara benar, paling paling saling lempar and ujung ujungnya bikin tim ini-itu yang buat masyarakat sudah bisa ditebak hasilnya.
Tulisan ini sebenarnya dari ide semalam ditambah berita pagi tadi di SCTV dan juga kecintaan saya terhadap Bali.
Saya sempat menetap lama di Bali sekitar tahun 90-an , di sekitar Sanur and Nusa Dua , ah..memorable moment, beautiful island, nice temples, pretty ladies around, white sandy beaches, Bau bunga kemboja, patung di mana-mana, beach boys yang sering mejeng di pantai yang pura2 surfing tapi sebenarnya nyari cewek Jepang atau Bule, kaos Tonny (it's my favorite one), pokoknya tiada hari tanpa upacara di tiap tiap Banjar.
Anyhow, biar enggak kepanjangan, saya kangen dengan semua itu, I love them all, hope I have chance to visit that island again soon.
Jadi seperti lagunya Yopie Latul...."kembalikan Baliku Padaku"...Damn ,,,,, I hate that terrorists,
Monday, October 03, 2005
Subscribe to:
Posts (Atom)
